BLT EL NINO

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Gunakan Bantuan El Nino

Posted on

CORUMESCORTTEL – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (Menko) menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Provinsi (CBP) kepada warga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Bantuan sosial sering juga disebut dengan bansos El-bantuan. Bantuan El Nino disalurkan untuk mengendalikan inflasi. Minggu (14/1/2024), dalam perbincangan dengan keluarga penerima bantuan di balai desa Kuta. Hal itu untuk menjaga tetap waspada terhadap inflasi.

 

  1. Presiden Jokowi putuskan melanjutkan bantuan dilanjutkan

Airlangga mengatakan, Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko) mengadakan rapat kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Itu untuk menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk dampak fenomena El Niño. Pertemuan diadakan untuk melanjutkan program.

“Presiden meminta agar Program Dampak El Niño ini dilanjutkan hingga Juni 2024,” kata Airlangga. Keputusan diambil karena musim tanam sekarang terlambat dari jadwal dan musim panen diperkirakan berlangsung Maret hingga Juni.

 

  1. Cegah inflasi harga beras dampak El Nino

Ia mengatakan, bantuan tersebut disalurkan dengan harapan dapat membantu daerah-daerah yang berpendapatan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat menjaga inflasi dan menghindari kenaikan harga beras  akibat  El Niño.

“Stok bantuan ini tersedia hingga Juni 2024, dan dukungan ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat. Dana yang dimiliki warga dapat digunakan untuk keperluan lain,” kata Airlangga.

 

  1. Jumlah Penerima bantuan hingga 22 juta

Airlangga mengatakan, penyaluran bantuan beras pada awal tahun 2024. Merupakan kelanjutan dari program tahap pertama yang telah disalurkan sejak September, Oktober, November, dan Desember 2023.

Jumlah penerima bantuan ini mencapai 22 juta orang, termasuk warga Lombok. Pusat menerima 10 kilogram setiap bulannya, ujarnya. Ia mengatakan, bantuan yang diberikan kepada masyarakat antara lain ada yang diberikan beras dan ada pula yang  BLT.

“Jika perekonomian berjalan baik, hal itu tidak diberikan,” tambahnya. Menko Airlangga mengatakan, bantuan tersebut disalurkan dengan harapan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya akibat kenaikan harga beras akibat El Niño. Pemerintah kini memperluas penyaluran bantuan pangan CBP.

“Program ini akan berlanjut hingga Juni 2024, bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah yang terkena dampak El Niño,” kata Menteri Koordinator Airlangga Hartarto.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan beras pada awal tahun 2024 ini merupakan kelanjutan dari program tahap pertama. Program tersebut telah disalurkan sejak September, Oktober, November, dan Desember 2023.

 

  1. Pemerintah gandeng PT Pos Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga berdialog langsung dengan lima penerima manfaat BLT El Niño dari Desa Mujamju, Yogyakarta. Program berjalan dengan baik dan penerima  berharap  BLT  dapat dilanjutkan pada tahun 2024. Selain pemberian BLT El Niño, pemerintah juga memberikan sejumlah manfaat bantuan sosial lainnya. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan berupa pemberian beras 10 kilogram.

Inisiatif-inisiatif tersebut merupakan wujud implementasi ekonomi Pancasila dan wujud kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli. Selain itu, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Pada sesi palang pintu, Menko Airlangga menyampaikan kepada awak media bahwa pemerintah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk mempopulerkan BLT.

Jaringannya hadir di seluruh kota/kabupaten sehingga memungkinkan adanya penargetan dipromosikan. Selain itu, PT Pos Indonesia juga  berpengalaman  menyalurkan bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19.

 

Nah, itulah bantuan El Niño yang akan digunakan untuk mengendalikan inflasi. Pemerintah akan melanjutkan program ini hingga Juli 2024. (redaksi: agen slot online  )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *